Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android

Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android – 22/07/2021 10:50 22/07/2021 10:50 Diperbarui: 22/07/2021 11:05 1220 1 0

Dalam dua tahun terakhir, proses belajar mengajar di Indonesia sudah dilakukan secara online. Hal ini terkait dengan salah satu kebijakan pemerintah dalam membatasi penyebaran virus COVID-19 di Indonesia. Dalam pembelajaran daring, pendidik membutuhkan inovasi dalam proses pembelajaran. Guru yang dulunya belajar tatap muka kini harus mengembangkan kemampuan mengajarnya secara daring.

Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android

Guru menggunakan beberapa metode untuk melakukan kegiatan belajar mengajar secara online, antara lain grup WhatsApp, Google Meet, dan Zoom Meeting. Tidak semua siswa memiliki perangkat yang dapat mengakses kursus online melalui program tersebut, sehingga metode ini dirancang untuk mengakomodasi sarana dan prasarana yang dimiliki siswa. Beberapa masalahnya adalah aplikasi ini terlalu besar dan tidak mendukung instalasi perangkat karena terbatasnya ruang penyimpanan perangkat.

Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Multimedia Interaktif By Dr. Hasnul Fikri, M.pd. Ade Sri Madona, S.pd., M.pd. (z Lib.org)

Sebagai guru profesional, Anda harus mampu beradaptasi, kreatif dan inovatif dalam kursus online ini agar semua siswa berhak belajar. Salah satu upaya yang dapat dilakukan guru adalah dengan membuat media pembelajaran berbasis aplikasi Android berukuran kecil yang dapat dengan mudah dipasang oleh siswa di perangkatnya. Menurut Suraiya (2012), alat peraga adalah alat yang menunjang proses belajar mengajar dan memperjelas makna pesan dan informasi yang disampaikan untuk mencapai tujuan pembelajaran. Alat pembelajaran ini memungkinkan siswa belajar di mana saja dan di perangkat apa saja, jadi kami ingin membuat semua siswa lebih terlibat dalam pembelajaran, terlepas dari lokasi atau waktu.

Untuk membuat aplikasi berbasis Android ini, guru harus mempersiapkan terlebih dahulu bahan dan aplikasi produksi media. Membuat media edukasi berupa aplikasi berbasis Android sangatlah mudah dan tidak memakan banyak waktu. Pertama, guru akan menyajikan materi yang dipelajari dalam bentuk teks, gambar, video, dan suara. Presentasi ini dibuat menggunakan PowerPoint dan guru mana pun dapat mengelolanya dengan mudah. Dalam membuat presentasi ini, guru hendaknya mengembangkan presentasi secara kreatif dan menjadikan bahan ajar lebih menarik dan tidak membosankan. Terlalu banyak teks seringkali membuat siswa lebih cepat bosan, sehingga guru dapat memasukkan dialog untuk membuat segalanya lebih menarik.

Setelah presentasi selesai, guru hanya perlu mempublikasikan presentasi dalam format HTML5 melalui i-Spring yang sebelumnya telah diinstal di komputer guru. Setelah format presentasi diubah menjadi HTML5, langkah selanjutnya adalah mengubahnya menjadi format apk agar dapat diinstal di perangkat siswa melalui Website 2 Apk Builder. Langkah-langkah untuk berubah tidaklah terlalu sulit. Dalam beberapa menit, presentasi dapat diubah ke format APK dan dibagikan kepada siswa melalui grup WA kelas.

Dengan aplikasi berbasis Android ini, siswa dapat belajar dimana saja dan kapan saja. Selain itu, ketika terhubung ke Internet, soal-soal yang diterima siswa akan otomatis ditransfer ke email guru. Dengan menggunakan perangkat pembelajaran tersebut, guru tidak hanya mencapai tujuan pembelajarannya, tetapi juga memberikan kesempatan pembelajaran aktif, kreatif, dan menyenangkan dengan memasukkan pemanfaatan teknologi sebagai salah satu komponen penting pembelajaran abad ke-21. Ada banyak jenis kursus yang dikembangkan oleh guru selama kursus online ini, namun tidak ada satupun yang sebaik kursus tatap muka. Semoga pandemi ini segera berlalu dan pembelajaran tetap berjalan seperti sedia kala.

Pdf) Pengembangan Aplikasi Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android Pada Materi Pelajaran 12 Prinsip

Sains dan Teknologi, COVID-19, Corona, Pendidikan Online, Pembelajaran Online, Pembelajaran Online, Sains, Teknologi, Ruang Kelas, Tata Surya Tugas TAG Pendidikan Sekolah Menengah Kelas 7. M.Alessi dan Stanley R. Pengembangan buku teks dilakukan dengan menggunakan metode Alessi dan Trollip yang dikembangkan oleh Trollip. Proses pengembangan Alesi dan Trollip terdiri dari tiga tahap. Dengan kata lain, 1) Perencanaan (

) (Alessi dan Trollip, 2001). Pendekatan perkembangan ini dikembangkan untuk mengatasi isu-isu kritis dalam desain program pendidikan (Alessi & Trollip, 2001). Metode pengembangan Alessi dan Trollip dirancang untuk mengembangkan elemen multimedia untuk interpretasi dan pembelajaran, termasuk teks, gambar, animasi, dan video (multimedia).

Boeker, M., Andel, P., Vach, W., & Frankenschmidt, A. (2013). E-learning berbasis permainan lebih efektif daripada metode pengajaran tradisional dalam uji coba terkontrol secara acak pada mahasiswa kedokteran tahun ketiga. Plot 1, 8(12), e82328.

Lestari, PP, & Linuwih, S. (2014). Analisis konsep dan pemahaman siswa SMA tentang suhu dan perubahan kalor. Jurnal Pendidikan Fisika UPEJ Unnes, 3(2).

Pdf) Pengembangan Aplikasi Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android Tanpa Koding Di Sekolah Menengah Kejuruan

Livayudin, A. (2015). Pengaruh sikap dan minat belajar terhadap prestasi belajar IPA siswa kelas 5 SD Ramando. Penelitian Dasar Pendidikan, 6(1), 11-23.

Yin, JM, Hung, CM, Hwang, GJ, dan Lin, YC. (2011). Pendekatan pembelajaran berbasis permainan untuk meningkatkan prestasi siswa dalam bidang gizi. Jurnal Teknologi Pendidikan Online Turki – TOJET, 10(2), 1-10.

Ifani, R., Munsil, M., & Setiawan, A.M. (2021). Penelitian literasi pengembangan game edukasi interaktif berbasis multimedia pembelajaran materi tata surya untuk siswa kelas 7. Jurnal MIPA dan Pembelajaran (JMIPAP), 1(4), 278–281. https://doi.org/10.17977/um067v1i4p278-281 Di era globalisasi, banyak bermunculan teknologi baru di era perkembangan yang pesat. Kami tahu teknologi ini dapat mempermudah pekerjaan Anda. Salah satu teknologi canggih yang selama ini kita gunakan adalah smartphone atau telepon genggam Android.

Karena rumitnya sistem Android, banyak orang yang menggunakan ponsel saat ini. Tak hanya orang dewasa, kini banyak remaja khususnya pelajar yang memiliki ponsel Android. Selain digunakan sebagai alat komunikasi juga digunakan untuk update media sosial, berselancar di internet, mencari tugas, bermain game dan masih banyak lagi keperluan lainnya. Di antara banyaknya kegunaan tersebut, banyak pelajar yang lebih memilih bermain game di ponsel Android dibandingkan belajar. Misalnya saja game yang sedang Anda mainkan adalah Game Online Mobile Legend. Sebenarnya bermain game bukanlah hal yang buruk asalkan menyenangkan, adil, dan tidak mengganggu waktu belajar Anda. Namun bermain tanpa mengenal waktu pastinya menyebalkan. Saat ini sebagian besar remaja dan pelajar lebih memilih menggunakan ponsel dibandingkan membaca buku dan belajar. Oleh karena itu, perlu dilakukan tindakan selangkah demi selangkah untuk menghilangkannya.

Kajian Literasi Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Berbasis Game Edukasi Materi Sistem Tata Surya Kelas Vii Smp

Namun penggunaan ponsel Android hanya sebatas hiburan dan komunikasi. Ponsel Android dapat digunakan sebagai alat komunikasi sekaligus alat pembelajaran. Oleh karena itu, teknologi tidak hanya digunakan dalam bidang lain tetapi juga untuk menunjang proses pendidikan sebagai alat pembelajaran. Kursus ini memiliki banyak perangkat pembelajaran yang menggunakan dukungan teknologi seperti proyektor LCD, laptop, PPT, video dan multimedia interaktif. Semua perangkat pembelajaran tersebut digunakan untuk menunjang proses pembelajaran. Proses belajar menjadi mudah dengan alat pembelajaran ini.

Kurikulum yang digunakan saat ini menuntut siswa untuk secara mandiri mencari informasi berdasarkan hasil interaksinya dengan lingkungan luar dan dalam sekolah. Menurut Darianto, konsep lingkungan meliputi ruang belajar, alat, media, sistem penilaian, serta bangunan dan prasarana yang diperlukan untuk menyelenggarakan paket pembelajaran dan tugas pembelajaran untuk memudahkan belajar bagi siswa. Guru berperan sebagai fasilitator, mediator, dan penasihat dalam proses pembelajaran. Selain itu, peran utama seorang guru adalah mengajar, belajar, penelitian, dan pengabdian sosial. (Daryanto. Edisi Pembelajaran. (Yogyakarta: Gava Media, 2010) hal. 5.)

Penggunaan buku pelajaran menjadi populer di sekolah-sekolah, dan perpustakaan sekolah kini memiliki banyak buku pelajaran. Buku teks seringkali menjadi tantangan bagi sebagian besar siswa, terutama mereka yang tidak berminat membaca. Dan membaca membutuhkan waktu, tenaga, dan uang. Kebanyakan remaja dan pelajar kini lebih memilih menggunakan ponsel dibandingkan menghabiskan waktu untuk membaca, apalagi buku-buku yang sulit dipahami dan menggunakan bahasa yang sangat tinggi. Pada awalnya telepon hanya digunakan untuk melakukan panggilan dan mengirim pesan, namun kini telah berkembang menjadi telepon pintar atau smart phone, dan telepon pintar sudah menjadi kebutuhan dan prioritas utama terutama dikalangan remaja. Temuan Lesti menegaskan bahwa di era globalisasi generasi muda pecinta teknologi, ponsel pintar sudah menjadi gaya hidup masyarakat, dan hasil penelitian tersebut membuktikan bahwa generasi muda masih menjadi basis kuat perangkat pintar (smartphone). Kajian Sosial Politik Universitas Riau Jom FISIP Vol. 2. No. 1 (Riau: Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau, 2015) hal.1.)

Jika melihat proses pengajaran yang sering dilakukan guru di sekolah saat ini, banyak guru yang tidak serius dalam mengajar dan mengembangkan metode pengajaran. Banyak guru yang menggunakan alat peraga tradisional seperti LCD dan PPT tanpa mengembangkan metode pengajaran baru dan hanya mengajar menggunakan model pengajaran yang dianggap mudah diterapkan. Atau ada guru yang memberi kuliah dan memberikan tugas di depan siswa. Cara mengajar seperti ini terlihat sangat monoton dan cepat membuat siswa bosan serta menurunkan minat belajar. Oleh karena itu, di era teknologi modern, guru harus kreatif dan terampil dalam menggunakan dan mengembangkan bahan pembelajaran yang dapat merangsang minat belajar siswa.

Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Dengan Mdlc Untuk Materi Benda Dan Perubahan Sifatnya

Banyak siswa yang menganggap kimia adalah mata pelajaran yang sulit di sekolah, dan ada pula siswa yang takut dengan guru kimia. Banyak siswa yang takut mempelajari kimia karena asumsi tersebut.

Media pembelajaran interaktif sd, cara membuat media pembelajaran interaktif berbasis android, membuat media pembelajaran interaktif, media pembelajaran interaktif, media pembelajaran berbasis multimedia interaktif, pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis android, aplikasi media pembelajaran berbasis android, desain media pembelajaran interaktif, media pembelajaran multimedia interaktif, aplikasi media pembelajaran interaktif, video media pembelajaran interaktif, media pembelajaran interaktif berbasis flash

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *