Traveling Ke Jepang Pertama Kali

Traveling Ke Jepang Pertama Kali – Kalau soal lamanya waktu liburan, itu semua tergantung berapa lama berlangsungnya ya?

Namun jika Anda terkendala dengan lokasi, saya punya jawaban tepat untuk Tokyo dan Kyoto bagi yang baru pertama kali berkunjung ke Jepang!

Traveling Ke Jepang Pertama Kali

Pasalnya kedua kota ini sangat berbeda dalam mewakili Jepang. Tokyo modern, Kyoto tradisional. Orang Tokyo kelihatannya cepat, orang Kyoto santai. Tokyo memiliki banyak gedung pencakar langit, Kyoto memiliki banyak kuil dan gunung. Jadi dengan mengunjungi kedua kota ini, Anda akan mendapatkan gambaran Jepang yang lengkap.

Paket Wisata Ke Jepang Mei Archives

Meski jarak kedua kota ini 500 kilometer, Anda tak perlu khawatir. Kereta peluru Shinkansen mencapai kecepatan 300 km/jam, mengurangi perjalanan menjadi hanya dua jam. Menurut saya, naik Shinkansen adalah sebuah pengalaman jika berkunjung ke Jepang.

Shinkansen lebih murah. Harganya lebih mahal dibandingkan tiket pesawat. Namun karena kemudahan dan keterbatasan waktu, orang memilih Shinkansen. Stasiun kereta api berlokasi strategis di pusat kota. Tidak perlu ke bandara dulu dan melalui banyak pengamanan, itu tidak mungkin.

Jadi, untuk menghemat anggaran, naiklah Shinkansen sekali saja. Anda bisa naik bus murah kembali ke Tokyo. Tapi ya, itu tidak terlalu efisien dan membuang-buang waktu dan tenaga. Jadi saya punya ide bagus: beli tiket pesawat pulang dari Kyoto!

Jadi Anda bisa memesan penerbangan singkat dari Jakarta ke Tokyo dan kemudian perjalanan pulang pergi dari Osaka ke Jakarta. Sayangnya Kyoto tidak memiliki bandara, jadi KIX (Bandara Internasional Kanzai) adalah yang terdekat. Tidak masalah, kereta Haruka Express hanya membutuhkan waktu 80 menit untuk mencapai Kyoto.

Tempat Paling Ikonik Di Jepang

Caranya sangat sederhana. Buka aplikasi Travel, pilih tiket penerbangan, dan pilih beberapa kota (atau beberapa kota jika menggunakan bahasa Inggris). Opsi multi-kota berada di sebelah opsi satu arah/pulang pergi.

Untuk penerbangan pertama, pilih Tokyo Narita atau Haneda dari Jakarta. Jika ingin berhemat, Anda bisa memilih Haneda karena masih berada di pusat kota Tokyo. Jadi harga tiket kereta api ke pusat kota murah.

Jika Anda pertama kali mengunjungi kedua kota ini di Jepang, saya sarankan minimal 7 hari. Karena apa pun yang kurang dari itu, Anda akan terburu-buru dan tidak akan menyukainya.

Anda dapat menggunakan cara seperti itu saat bepergian di Eropa. Daripada membeli tiket pulang pergi Jakarta ke Amsterdam, lebih baik beli tiket pulang pergi Jakarta ke Amsterdam dan pulang pergi Roma ke Jakarta. Atau kota lain yang Anda pilih.

Hal Ini Harus Dipahami Sebelum Liburan Ke Jepang, Catat!

Jika misalnya Anda pergi ke London dan ingin mengunjungi Turki. Daripada pergi ke bandara, ini adalah pilihan yang lebih baik

JR Pass memungkinkan Anda naik semua kereta Japan Railways (JR) dengan bebas. Namun jika memesan penerbangan multi kota ini rasanya kurang worth it karena hanya naik Shinkansen dari Tokyo ke Kyoto satu kali saja yang biayanya 1,5-1,8 juta.

Harga tiket JR sekitar 3,7 juta, jadi sebaiknya manfaatkan perjalanan pulang pergi ini untuk mendapatkan ‘laba atas investasi’. JR Jalur 1 hanyalah jalur kereta bawah tanah melingkar di Tokyo, jadi tidak bisa menempuh jarak yang terlalu jauh.

Jika Anda ingin menjelajahi Tokyo lebih jauh, Anda dapat membeli Tokyo Subway Pass untuk 1, 2, atau 3 hari. Dengan kereta bawah tanah ini Anda bisa naik kereta bawah tanah ke mana saja di Tokyo, kecuali jalur JR. Karena kereta bawah tanah berfungsi di Tokyo

Tips Hidup Hemat Buat Kamu Yang Mau Traveling Ke Jepang

Kecuali jika Anda ingin pergi ke ujung utara Hokkaido, menuju Fukuoka di ujung selatan, makan siang di Kyoto dan kembali ke Tokyo di malam hari, Anda harus mempertimbangkan JR pass haha!

Bersabarlah, karena dalam seminggu ada dua kota sehingga Anda bisa menghabiskan tiga hari di Tokyo dan tiga hari di Kyoto. Sisa hari dihabiskan jalan-jalan di Osaka. Karena Kyoto dan Osaka hanya berjarak 15 menit dengan Shinkansen. Dibutuhkan waktu 45 menit dengan kereta reguler.

Perjalanan ini sangat fleksibel, sesuaikan saja. Ingat, ini contoh, jangan diikuti 100 persen!

Setelah sampai di bandara, Anda bisa langsung membeli tiket kereta api ke Tokyo. Kalau mau ke stasiun Tokyo ada kereta Narita Express. Atau jalur Keisei jika ingin ke Ueno atau Asakusa.

Life Is An Absurd Journey: Itinerary: Japan For First Timer (itinerary For Family)

Ada beberapa jenis garis Keisei. Keisei Skyliner mahal dan cepat, kereta ini mirip dengan Narita Express. Ada Jalur Utama Keisei yang murah, kereta metro reguler, tetapi berhenti di setiap stasiun. Ada Keisei Access Express, yang mirip dengan jalur utama tetapi pemberhentiannya lebih sedikit.

Kamu pasti lelah hari ini, jadi aku sarankan kamu istirahat dulu. Pada siang hari Anda bisa menjelajahi kawasan Asakusa. Kawasan Asakusa ini memiliki akomodasi murah dan makanan halal, jadi saya sarankan Anda menginap di sini. Kunjungi juga Shibuya Crossing yang sangat sibuk dari siang hingga malam!

Meski Pasar Tsujiki telah berpindah ke Toyosu, masih ada Pasar Luar Ruangan Tsukiji yang penuh dengan jajanan kaki lima. Sarapan di sini sangat enak! Bagi yang menyukai sushi, sashimi atau makanan laut lainnya, Anda harus pergi ke Tsujiki.

Jika ingin melihat Tokyo dari atas, Anda bisa menuju Roppongi Observatory Deck untuk melihat pemandangan kota Tokyo dan Tokyo Tower dari sini. Kalau ke Tokyo Tower atau Skytree bagus juga, tapi pemandangannya kurang..

Persiapan Solo Traveling Ke Jepang

Jika ingin sesuatu yang gratis, Anda bisa mengunjungi Gedung Pemerintahan Metropolitan Tokyo di Shinjuku. Ada dek observasi gratis di lantai 45 yang terbuka untuk umum!

Tentu masih banyak lagi yang bisa dijelajahi di kota Tokyo. Tergantung minat Anda, Anda bisa mengunjungi Harajuku, Omotesando, Odaiba dan lain-lain. Berburu kedai kopi juga merupakan ide bagus.

Namun jika cuacanya bagus, Anda bisa mencoba pergi ke Tokyo. Misalnya, Anda bisa melihat Gunung Fuji di Danau Kawaguchiko di Prefektur Yamanashi. Atau jika ingin melihat desa Jepang dengan osen tradisionalnya, Anda bisa mampir ke Hakone. Semuanya dalam waktu 60-90 menit dengan kereta api dari Tokyo.

Jika Anda penggemar Disney, pesan Disneyland atau DisneySea hari ini. Kalau menurutku Disneyland memang untuk anak-anak, tapi DisneySea lebih cocok untuk remaja. Tentu, ini hanya pendapat saya.

Tips Berharga Untuk Pengalaman Solo Traveling Di Jepang

Saatnya pindah kota! Langsung ke Stasiun Tokyo dan beli tiket Shinkansen ke Kyoto. Tiket pesawat memang murah, tapi saya sarankan Anda naik Shinkansen. Ke mana lagi Anda akan bepergian dengan kereta yang melaju dengan kecepatan 320 km/jam?

Tip: Jika Anda datang dari Tokyo, ambil tempat duduk dekat jendela di sebelah kanan, dan Anda akan melihat Gunung Fuji. Jika cuaca cerah, Gunung Fuji akan terlihat saat Anda berada di Prefektur Shizuoka. Setelah sekitar 40 menit kereta mulai meninggalkan Tokyo.

Setelah check in hotel atau menurunkan koper, Anda bisa menjelajahi kawasan pusat kota Kyoto di Gion. Anda bisa pergi ke Gion Shirakawa atau Simpanse Tori. Jika beruntung, Anda akan melihat seorang geisha berjalan menuju penampilannya.

Kyoto memiliki banyak kuil yang indah. Namun karena waktu kita terbatas, saya sarankan untuk mengunjungi Fushimi Inari dan Kiyomizu Tera saja.

Jepang Travel Fair Kembali Digelar 3 5 Maret 2017

Bushimi Inari adalah kuil Shinto dengan ribuan gerbang torii berwarna merah. Dari altar di bawah hingga kuil di puncak Gunung Inari. Datanglah sedini mungkin agar orang-orang bisa berfoto dengan leluasa tanpa mengganggu Anda. Karena setelah jam 9 pagi candi ini terlihat seperti pasar.

Setelah itu, pergilah ke Hutan Bambu Arashiyama untuk melihat pohon bambu yang paling banyak berfotosintesis. Jepang sangat luas dan terdapat kuburan dibelakangnya, walaupun hanya bambu namun akan menjadi tempat yang indah untuk dikunjungi.

Sore hari Anda bisa menikmati Kiyomizu Tera, kuil Budha dengan pagoda Jepang. Di jalanan sekitar Kiyomizu banyak orang berjualan jajanan berbahan matcha (teh hijau). Karena Kyoto terkenal dengan matcha, jangan lupa untuk mencoba beberapa jajanan pinggir jalan di sini, termasuk es krim matcha!

Nikmati sarapan di Pasar Nishiki, di mana Anda dapat menemukan banyak makanan laut yang lezat. Itu juga terletak di pusat kota Kyoto.

Tricks And Tips Liburan Hemat Ke Jepang!

Setelahnya Anda bisa mengunjungi Kingakuji, kuil Zen emas. Adapun salju, salju berwarna putih dibandingkan emas. Musim gugur indah dengan dedaunan berwarna-warni. Ya, semuanya baik-baik saja haha!

Jika Anda masih punya waktu, cobalah mengunjungi Osaka. Jika Anda sangat menyukai taman hiburan, Anda bisa pergi ke Istana Osaka, Todenbori, kawasan Namba, atau Universal Studios Jepang.

Jadi, karena Anda sudah memesan tiket multi kota dari Traveloka, Anda tidak perlu lagi kembali ke Tokyo. Naik kereta Haruka Express dari Stasiun Kyoto dan langsung menuju bandara. Sebagai anak generasi 90-an yang dikelilingi manga dan anime, Jepang selalu menjadi destinasi impian saya. Saya sibuk dengan agen perjalanan dan teman kantor ketika saya mulai di Jepang, itupun hanya 3 hari 2 malam, jadi saya pikir itu kejar-kejaran. Makanya saat aku berencana berbulan madu bersama istriku, aku sangat senang menabung uang untuk mahar agar kami bisa menikah di negeri matahari terbit itu.

Kami tidak ikut trip dengan tujuan menikmati perjalanan ke Jepang, jadi kami puas merencanakan tempat-tempat yang ingin kami lihat, mengikuti pikiran dan keinginan kami. Tentu saja pilihan liburan tanpa perjalanan ini membutuhkan persiapan yang matang. Apa saja yang harus Anda persiapkan saat pertama kali, apalagi jika ingin berkunjung ke Jepang tanpa tour?

Ternyata Mudah! Ini Cara Travelling Ke Jepang Tanpa Khawatir Dompet Kering

Memang terdengar klise, namun jalan-jalan ke Jepang itu mahal sehingga uang menjadi hal utama yang harus dipersiapkan. Sekalipun kita ingin melakukan itu

, kita mau siapkan uang lebih banyak lagi (dibandingkan liburan ke Asia Tenggara misalnya). Liburan apa yang paling mahal di Jepang?

Saya menggunakan fitur Dream Saver Genius untuk menyiapkan uang berangkat ke Jepang, sehingga saya “terpaksa” pergi ke Jepang, dan bunganya 5% sebagai bunga deposito.

Manfaat lain menggunakan Genius:

Tentang Solo Traveling Selama 10 Jam

Cara ke singapura pertama kali, pertama kali ke thailand, traveling ke australia pertama kali, traveling ke singapura pertama kali, ke singapura pertama kali, pertama kali ke singapore, pertama kali ke eropa, liburan ke singapura pertama kali, pertama kali ke malaysia, pertama kali ke jepang, pertama kali ke bali, tips ke singapura pertama kali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *